Lounching Rancangan Proyek Perubahan, " Mamana Tao Nara Nadek & Gerakan Mahinek Digital " di Kabupaten Rote Ndao

  • Oct 18, 2025
  • KIM Desa Helebeik

Pemkab Rote Ndao Luncurkan Proyek Perubahan "Mamana Tao Nara Nadek & Gerakan Mahinek Digital"

Rote Ndao, 18 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi meluncurkan Rancangan Proyek Perubahan bertajuk "Mamana Tao Nara Nadek & Gerakan Mahinek Digital", sebuah inisiatif inovatif yang bertujuan untuk mendorong transformasi pelayanan publik secara online dan pemberdayaan masyarakat akan informasi yang baik dan terlaibat langsung informasi tersebut melalui literasi digitalisasi.

Peluncuran ini dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2025, di Aula Kantor Bupati Rote Ndao, dan dihadiri oleh Bupati Rote Ndao, Sekteraris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Pimpinan Bank NTT cabang Rote Ndao, pejabat pemerintah daerah, perwakilan dari instansi terkait,komunitas digital lokal dan desa Pilot Project Gerakan Mahinek Digital dalam Kelompok Informasi Desa ( KIM ) yaitu Desa Helebeik dan Desa Daudolu yang hadir secara Ofline dan Desa pilot project Mamana Tao Nara Nadek yaitu Desa Boa, Pukuafu dan lainnya hadir secara daring.

Rancangan proyek perubahan ini terdiri dari dua komponen utama:

  • "Mamana Tao Nara Nadek", yang dalam bahasa daerah berarti "Tempat pembuatan Identitas diri", merupakan ajakan kolektif untuk pembuatan administrasi kependudukan yang efektif dan efesien dalam semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.

  • "Gerakan Mahinek Digital" Berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dan penyebaran Informasi secara mandiri dan kreatif, mengembangkan literasi digital masyarakat yang aktif dalam pembangunan.

Proyek ini digagas oleh : Petson S. Hangge, S.Sos dan Pauwil J.J Nggili, S.Sos, M.Si sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 2025 asal Kabupaten Rote Ndao, bekerja sama dengan Dinas Kominfo, Dinas PMD, Dinas Dukcapil serta didukung oleh Bupati Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berbasis teknologi. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat: Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, Mempermudah akses informasi dan layanan publik yang efektif dan efesien, Mendorong literasi digital hingga ke pelosok desa. Dalam sambutannya juga Bupati Rote Ndao menekankan perlunya keberlanjutan dari proyek ini sehingga manfaat dari proyek ini dapat dirasakan masyarakat di semua desa di Rote Ndao. Dan koreksi terkait hal-hal yang kurang untuk penyempurnaan proyek ini dapat ditindaklanjuti sehingga lebih efektif, efesien dan asas kemanfaatannya dirasakan masyarakat.

Implementasi proyek ini akan dilakukan dalam tiga tahap:

  1. Sosialisasi dan Pelatihan Digital kepada aparatur desa dan Kelompok informasi masyarakat .

  2. Pengembangan Aplikasi dan Sistem Informasi Desa yang terintegrasi dengan portal kabupaten.

  3. Monitoring dan Evaluasi secara berkala untuk mengukur dampak terhadap pembangunan, pelayanan publik dan keterlibatan masyarakat.

Melalui peluncuran ini, Pemkab Rote Ndao berharap dapat menciptakan pemerintahan yang adaptif terhadap era digital serta membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Rote Ndao yang maju, cerdas, dan berdaya saing serta pelayanan publik yang cepat, tepat dan efesien. ( Melki)